<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8996543954212651308</id><updated>2011-04-21T13:14:27.779-07:00</updated><title type='text'>SMURF " HEDHie_45" MEZTAYYA</title><subtitle type='html'>Blog seorang calon dokter. Isinya apa ya....????Kayaknya tentang berbagai hal deh, yang tentunya aku ingin tulis dan bagi dengan para pengguna internet</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://h3dhie.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8996543954212651308/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://h3dhie.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>My Blog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01318003404236424093</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8996543954212651308.post-620344776613567024</id><published>2008-11-24T03:03:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T03:08:42.046-08:00</updated><title type='text'>HARGA DARI SEBUAH DEMOKRASI</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ketika saya masih duduk di bangku SMA untuk menuntut ilmu, saya pernah mendapat sebuah pelajaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentang sistem pemerintahan. Materi tersebut (sistem pemerintahan) saya peroleh dari sebuah mata pelajaran yang menjadi sub cabang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu pengetahuan sosial. Dari materi tersebut dibahas berbagai macam sistem pemerintahan seperti demokrasi dan komunis. Dari berbagai macam penjelasan baik dari guru, ataupun yang saya baca di buku cetak, otak saya akhirnya mengambil sebuah kesimpulan bahwa banyak orang yang mengagung-agungkan kehebatan demokrasi. Apalagi sejak era Uni Sovyet runtuh, maka sistem pemerintahan demokrasi menjadi sebuah sistem yang sepertinya harus bahkan cenderung wajib untuk diterapkan di semua negara yang ada di bumi ini. Demikian pula yang terjadi di Indonesia. Setelah tumbangnya rezim orde baru di bawah pimpinan (Alm) H. Soeharto, maka beramai-ramai orang berharap dengan sistem pemerintahan yang lebih demokratis. Harapan masyarakat, dengan sistem pemerintahan demokrasi, maka tingkat kesejahteraan rakyat akan muncul, demikian pula kebebasan untuk berekspresi akan timbul sehingga masyarakat akan lebih kreatif (itu katanya). Harapan itu timbul ketika masyarakat Indonesia melihat proses demokrasi di negara-negara maju di dunia yang sukses besar. Walhasil akhirnya Indonesia pun menganut sistem pemerintahan demokrasi, yang cenderung mencontoh negara-negara maju, terutama Amerika Serikat. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sampai tahun 2008 atau sekitar 10 tahun paska reformasi, selama itu pula sistem demokrasi ala barat dilaksanakan di Indonesia. Tapi harapan masyarakat untuk dapat hidup enak justru makin kabur. Alih-alih hidup enak, yang terjadi justru hidup makin tidak enak. Harga barang terus menerus naik, kekacauan terjadi di mana-mana, dll. Semua itu adalah efek demokrasi yang diterapkan di oleh Indonesia. Demokrasi diIndonesia dan bahkan di seluruh dunia adalah sebuah sistem pemerintahan yang sangat mahal, sehingga hanya cocok diterapkan di negara-negara maju, tidak untuk negara miskin seperti negara kita. Contohnya adalah untuk menjadi calon anggota legislatif seseorang diharuskan menyetor sejumlah uang kepada partai politik. Setor uang pun belum tentu diterima, yang terjadi justru perang besar-besaran setoran ke partaI. Semakin besar setoran yang anda berikan semakin besar pula peluanG anda untuk menjadi calon legislatif sebuah partai politik. Demikian pula untuk menjadi calon pimpinan daerah yang dipilih melalui Pilkada. Untuk menjadi calon pimpinan daerah seseorang harus maju dengan kendaraan politik yakni partai politik, dan tentu saja mekanismenya sama dengan seperti menjadi calon anggota legislatif. Itu baru calon anggota legislatif dan calon pimpinan daerah, belum lagi jika ingin mengajukan diri menjadi calon presiden, maka biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih besar. Kalaupun ada wacana calon independen maka tetap saja harus keluar uang banyak, seperti untuk promosi diri sendiri, kampanye melalui media massa, dll. Walhasil ketika seseorang telah masuk menjadi seorang calon anggota legislatif, calon pimpinan daerah, ataupun calon presiden, maka yag terjadi adalah penghalalan segala cara untuk menang. Kenapa hal itu terjadi ? Sebab untuk mendaftar manjadi calon saja sudah mahalnya minta ampun, sehingga ada upaya untuk kembali modal, atau bahkan meraih keuntungan sehingga pada akhirnya calon tersebut tidak rugi secara finansial. Pada akhirnya jika calon tersebut kalah dalam pemilihan, maka tentunya muncul perasaan kesal karena kerugian yang diderita pun cukup besar. Kecuali calon tersebut punya harta yang tidak habis tujuh turunan, dan itu biasanya hanya dimiliki oleh pengusaha. Kalah dalam pemilihan, akhirnya membuat calon tersebut mangajukan protes ke mahkamah agung dengan harapan agar calon yang kalah akan dapat menang, atau minimal proses pemilihan dilakukan ulang. Contoh yang paling hangat adalah pilkada Jawa Timur dan pilkada Sumatera Selatan. Kalah dalam pemilihan sama artinya dengan kerugian finansial yang cukup besar. Itu belum ditambah dengan efek kekacauan yang timbul akibat sengketa pilkada, yang biasanya bahkan cenderung selalu berakhir dengan bentrokan yang diwarnai dengan pengrusakan yang mengakibatkan kerugian bagi banyak pihak seperti yang terjadi pada Pilkaa Maluku Utara.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apabila menang dalam proses pemilihan, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengembalikan modal yang keluar selama kampanye. Gaji yang besar belum cukup membuat hati tenang, karena neraca keuangan yang keluar selama kampanye balum seimbang. Akhirnya korupsi pun dilakukan. Banyak contoh kejadian ini bisa kita lihat di Indonesia. Mulai dari anggota DPR yang memanipulasi proyek dengan meminta setoran, anggota DPRD yang korupsi dan minta jatah proyek, walikota atau bupati yang mengkorupsi uang rakyat, dan banyak lagi contoh kasus lainnya. Semua itu adalah upaya untuk mengembalikan modal yang dikeluarkan selama kampanye. Contoh yang paling tragis adalah seorang calon pimpinan daerah Jawa Timur yang harus menjadi orang gila dan menjadi gelandangan setelah kalah dalam pilkada di daerah tersebut. Usut punya usut ternyata orang tersebut menjadi gila akibat pusing memikirkan semua kerugian yang diderita oleh dirinya akibat besarnya biaya yang dikeluarkan pada saat kampanye dirinya, serta bagaimana cara mengembalikan pinjaman uang yang dipinjamnya selama kampanye. Hal tersebut semakin membuktikan bahwa demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang mahal harganya. Itu baru dari satu sisi, belum lagi jika kita membahas demokrasi dari sisi yang lain, maka yang muncul paling banyak adalah justru kerugian. Hal ini bisa dimaklumi karena sistem demokrasi adalah sistem yang berasal dari pemikiran manusia yang jauh dari kesempurnaan. Seandainya kita mencoba sistem pemerintahan yang langsung dari Allah SWT selaku pencipta kita maka mungkin justru keuntungan dan keberkahan yang akan kita peroleh. Sistem ini adalah sistem Khilafah Islam yang pada jaman dahulu berhasil memakmurkan 2/3 dunia. Sayangnya sistem ini justru terasa asing di mata orang bahkan oleh umat Islam sendiri. Mereka seperti tidak tahu, bahkan mengejek bahwa sistem ini adalah sistem usang alias sistem jaman unta atau dengan kata lain sistem ini sudah ketinggalan jaman. Tetapi kalau dengan sistem yang orang bilang sistem jaman unta dan ketinggalan jaman, manusia dapat hidup tenang, makmur, dan sejahtera, kenapa pada jaman sekarang yang sudah maju alias jaman 3,5G justru sistem seperti demokrasi tidak membuat manusia menjadi tenang, makmur,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan sejahtera, malah justru menimbulkan kerusakan di mana-mana. Yang terjadi justru demokrasi adalah sistem yang ketinggalan jaman dan rusak alias bobrok. Jadi kenapa kita harus memakai demokrasi ? Sebuah sistem yang rusak luar dalam. Akhirnya lebih baik kita kembali kepada sistem pemeritahan yang diridhai oleh Allah SWT yakni “KHILAFAH ISLAMIYAH”. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8996543954212651308-620344776613567024?l=h3dhie.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://h3dhie.blogspot.com/feeds/620344776613567024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8996543954212651308&amp;postID=620344776613567024' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8996543954212651308/posts/default/620344776613567024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8996543954212651308/posts/default/620344776613567024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://h3dhie.blogspot.com/2008/11/harga-dari-sebuah-demokrasi-by-mas-hedi.html' title='HARGA DARI SEBUAH DEMOKRASI'/><author><name>My Blog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01318003404236424093</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8996543954212651308.post-1372276550397567032</id><published>2008-11-10T03:15:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T03:16:47.341-08:00</updated><title type='text'>Ubuntu 8.10 Resmi Dirilis (dari situs komunitas Ubuntu Indonesia)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Canonical Ltd., sponsor komersial dari proyek Ubuntu mengumumkan peluncuran &lt;a href="https://lists.ubuntu.com/archives/ubuntu-announce/2008-October/000116.html"&gt;rilis akhir Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex)&lt;/a&gt; pada tanggal 30 Oktober 2008. Ubuntu adalah distribusi Linux untuk desktop, laptop, netbook, thin client dan server yang menyediakan perangkat lunak terbaru dari dunia Free Software dan Open Source setiap 6 bulan sekali dan Ubuntu 8.10 adalah rilis kesembilan yang telah diluncurkan oleh proyek Ubuntu sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Di Ubuntu 8.10 ini terdapat banyak fitur-fitur terbaru untuk desktop dan server seperti dukungan 3G, usb-creator untuk membuat start-up disk Ubuntu di USB, lingkungan desktop GNOME terbaru, encrypted private directory, java stack (Apache Tomcat dan OpenJDK), virtualisasi dan &lt;a href="http://www.ubuntu.com/products/whatisubuntu/810features/"&gt;masih banyak lagi&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ubuntu 8.10  sendiri akan di-&lt;em&gt;support&lt;/em&gt; melalui &lt;em&gt;security updates&lt;/em&gt; selama 18 bulan baik itu di desktop maupun di server, dan untuk Anda yang ingin mencoba dipersilakan untuk langsung mengunduh Ubuntu dari situs-situs di bawah ini atau Anda dapat juga memesannya melalui &lt;a href="http://www.ubuntu-id.org/news/cd-ubuntu-810-siap-dipesan-shipit"&gt;ShipIt&lt;/a&gt;. Jangan lupa untuk membaca terlebih dahulu &lt;a href="http://www.ubuntu.com/getubuntu/releasenotes/810"&gt;catatan rilis&lt;/a&gt; dari Ubuntu 8.10 sebelum melakukan instalasi dan untuk informasi bagaimana meng-&lt;em&gt;upgrade&lt;/em&gt; dari versi 8.04 dapat Anda lihat pada &lt;a href="http://www.ubuntu.com/getubuntu/upgrading"&gt;halaman ini&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Unduh Ubuntu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ubuntu.com/getubuntu"&gt;http://www.ubuntu.com/getubuntu&lt;/a&gt; (Ubuntu)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.kubuntu.org/getkubuntu"&gt;http://www.kubuntu.org/getkubuntu&lt;/a&gt; (Kubuntu)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://xubuntu.org/get"&gt;http://xubuntu.org/get&lt;/a&gt; (Xubuntu)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="ftp://kambing.ui.edu/pub/ubuntu/releases/8.10/"&gt;ftp://kambing.ui.edu/pub/ubuntu/releases/8.10/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/8.10/"&gt;ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/8.10/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu-Release/8.10/"&gt;http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu-Release/8.10/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ubuntu.biz.net.id/8.10/"&gt;http://ubuntu.biz.net.id/8.10/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="ftp://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu/intrepid/"&gt;ftp://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu/intrepid/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="ftp://mirror.unej.ac.id/pub/iso/ubuntu/8.10/"&gt;ftp://mirror.unej.ac.id/pub/iso/ubuntu/8.10/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kebo.vlsm.org/ubuntu-cdimage/intrepid//"&gt;http://kebo.vlsm.org/ubuntu-cdimage/intrepid/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Akhir kata mungkin diucapkan banyak terimakasih terhadap para sukarelawan yang ada dibalik layar pengembangan Ubuntu dan tentu saja kepada rekan-rekan di komunitas Ubuntu Indonesia. Maju terus sobat, selamat mengunduh dan mari kita berpesta!&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8996543954212651308-1372276550397567032?l=h3dhie.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://h3dhie.blogspot.com/feeds/1372276550397567032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8996543954212651308&amp;postID=1372276550397567032' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8996543954212651308/posts/default/1372276550397567032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8996543954212651308/posts/default/1372276550397567032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://h3dhie.blogspot.com/2008/11/ubuntu-810-resmi-dirilis-dari-situs.html' title='Ubuntu 8.10 Resmi Dirilis (dari situs komunitas Ubuntu Indonesia)'/><author><name>My Blog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01318003404236424093</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8996543954212651308.post-8555571652490860518</id><published>2008-11-10T03:14:00.001-08:00</published><updated>2008-11-10T03:15:14.122-08:00</updated><title type='text'>Dari hobi ke bisnis</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dear Linuxer,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya percaya bahwa jumlah pengguna mesin Linux semakin hari semakin bertambah, menggunakan Mesin Linux (lebih spesifik dibanding open source) secara umum, pada mulanya hanya hobi (paling tidak yang terjadi pada saya). Sebagai pengguna Linux, saya menggunakannya untuk mendukung pekerjaan yg tidak spesifik di bidang TI. Kemudian menularkan penggunaan Linux pada lingkungan kantor dimana saya bekerja. Selanjutnya mencoba memperkenalkan kepada kantor lain dalam satu grup perusahaan. Memperluas jangkauan kepada komunitas (asosiasi, kawan, perkumpulan dsb), tanpa terasa kini sebagian besar Lingkungan dimana saya hidup sudah menggunakan mesin Linux untuk mendukung pekerjaan mereka yg tidak ada hubungan langsung dengan TI. Sebagian sangat kecil mengeluh, kekurangan aplikasi (software) yang dibutuhkan, tapi mereka tetap setia menggunakan Linux. Sebagian besar menyatakan kepuasannya dan akan bertahan menggunakan Linux.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Salah satu keluhan paling krusial, kesulitan menemukan “support” Linux, cukup banyak kawan-kawan pengguna Linux, kebingungan bila ada gangguan pada mesin mereka. Rata-rata outlet (Tukang service, toko, dealer dsb) umum menolak atau menyatakan tidak mampu memperbaiki mesin Linux, saya harus berterima kasih pada IT person di Kantor yang selalu siap membantu siapa saja bila mesin Linux mereka mengalami gangguan. Pengguna komputer saat ini, rata-rata sangat manja, bahkan &lt;b&gt;mouse pointer&lt;/b&gt; tidak bisa bergerak saja, mereka sudah buru-buru menelpon dan minta bantuan, tidak mudah mendidik mereka untuk sedikit mengenali &lt;i&gt;alat kerja&lt;/i&gt;. Ini persoalan budaya dan attitude, sama sekali bukan masalah Teknis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Belajar dari situasi ini, saya berkeyakinan bila ada generasi muda yang memiliki keberanian membuka &lt;b&gt;“support center”&lt;/b&gt; Linux, atau apapun namanya dan dikelola secara profesional, pasarnya masih sangat terbuka. Situasi ini mirip lingkaran sarung, satu pihak menyatakan akan membuka support bila pengguna sudah banyak, sebaliknya pengguna akan menggunakan Linux, bila support sudah banyak. Dan &lt;b&gt; … &lt;/b&gt; akhirnya tak satu pihakpun memulainya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya tahu cukup banyak jumlah &lt;b&gt;Linux Advance&lt;/b&gt; namun sangat sedikit yg memikirkan untuk menjual keahliannya kepada masyarakat. Pasti ada missing Link dalam situasi ini, tapi entah dimana … kalau sudah ketemu namanya bukan Missing Link lagi khan …. &lt;b&gt; :=)) &lt;/b&gt;. Asosiasi Open Source Indonesia &lt;b&gt;A&gt;A.O.S.I&lt;/b&gt; telah dilahirkan, meski tidak baik membebani terlalu banyak pada organisasi yang baru lahir ini, barangkali AOSI bisa menambah tenaga menemukan missing Link. Lagian tidak adil menyerahkan hanya pada AOSI untuk sekian banyak masalah yang tidak disebabkan AOSI, atau AOSI tidak tahu menahu duduk persoalannya. Yang terbaik barangkali, mari kita dukung AOSI dengan menciptakan situasi yang kondusif.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya berharap Technopreneur2 muda bidang open source akan segera meramaikan dunia, memberikan warna baru agar hidup makin hidup, agar warna makin berwarna ….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8996543954212651308-8555571652490860518?l=h3dhie.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://h3dhie.blogspot.com/feeds/8555571652490860518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8996543954212651308&amp;postID=8555571652490860518' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8996543954212651308/posts/default/8555571652490860518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8996543954212651308/posts/default/8555571652490860518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://h3dhie.blogspot.com/2008/11/dari-hobi-ke-bisnis.html' title='Dari hobi ke bisnis'/><author><name>My Blog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01318003404236424093</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
